Pertandingan kali ini tidak berbeda dengan pertandingan sebelumnya

Jakarta (ANTARA) - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menyebut timnya tak ada persiapan khusus menjelang laga Derbi Mataram melawan Persis Solo dalam pekan ke-12 BRI Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu pukul 19.00 WIB.

Derbi Mataram sudah empat tahun tak digelar. Transfermarkt mencatat derbi ini terakhir dimainkan pada kancah kasta kedua sepak bola Indonesia tahun 2021. Kala itu, PSIM mencuri tiga poin atas Persis dengan skor 1-0.

“Kami selalu menyiapkan diri untuk setiap laga dengan cara yang sama. Jadi, pertandingan kali ini tidak berbeda dengan pertandingan sebelumnya," kata Van Gastel pada jumpa pers, dikutip dari Instagram resmi PSIM, Sabtu.

PSIM tiba di laga ini dengan dua kemenangan beruntun setelah mereka mengalahkan Dewa United Banten dan Persik Kediri di kandang.

Baca juga: rezeki999

Sebaliknya, Persis sedang dalam tren negatif setelah tak pernah dalam sembilan laga terakhirnya, dengan tujuh d antaranya berakhir kekalahan. Laskar Sambernyawa hanya meraih satu kemenangan di musim ini, tepatnya pada pekan pembuka ketika mereka mempermalukan Madura United dengan skor 2-1.

Kendati tim lawan dalam laju buruk, Van Gastel tetap meminta timnya untuk tak memandang remeh. "Ketika lawan memiliki kekuatan fisik yang baik dan bermain cepat, kami harus tampil kompak di setiap lini. Kerja sama menjadi hal penting bagi tim kami," kata pelatih asal Belanda itu.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Rakhmatsho Rakhmatzoda mengaku persiapan timnya sejauh ini berjalan baik. Ia pun menegaskan Laskar Mataram datang ke Manahan untuk membawa tiga poin.

Baca juga: rezeki999

PSIM sendiri di musim ini dikenal sebagai tim terbaik keempat dalam rekor pertandingan tandang, setelah mereka meraih tiga kemenangan dari lima laga tandang yang sudah dijalani.

“Persiapan tim berjalan sangat baik. Kami siap menghadapi derbi besar ini dan berusaha untuk membawa pulang poin," ucap pemain asal Tajikistan tersebut.

Saat ini, PSIM ada di posisi ketujuh klasemen sementara dengan 18 poin dari 10 laga. Mereka memiliki poin yang sama dengan dua tim di atasnya, Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Pertita Tangerang, yang unggul dalam hal selisih gol.

Adapun, performa buruk Persis membuat mereka kini belum keluar dari zona degradasi, berada di peringkat 17 dengan lima poin atau hanya unggul satu poin dari tim juru kunci Semen Padang.

Baca juga: rezeki999

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.