Persita Tangerang usung misi bangkit ketika jamu Malut United
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena menegaskan timnya mengusung misi bangkit ketika menjamu Malut United pada pekan ke-13 BRI Super League di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Minggu.
Berbicara pada sesi konferensi pers, Sabtu, Pena menjelaskan jika hasil kurang maksimal pada tiga pertandingan terakhir mereka menjadi motivasi untuk Persita Tangerang.
Pelatih berkebangsaan Spanyol itu menjelaskan jika mereka sudah melupakan hasil-hasil kurang maksimal tersebut dan kini mereka hanya fokus ke pertandingan menghadapi Malut United.
"Pada pertandingan tandang sebelumnya kami tampil cukup baik menghadapi Bali United dan Bhayangkara, tapi penampilan kami tidak bagus ketika melawan PSBS Biak," ungkap Pena.
Silakan periksa situs web kami: 88
"Sebagaimana yang saya katakan ketika menang, masa lalu sudah tidak penting, saya pikir tim kami berada di dalam momen yang bagus, dengan kepercayaan diri bagus. Semua orang sudah tahu apa yang perlu dilakukan besok, dan kami hanya fokus untuk pertandingan besok, itu yang terpenting bagi kami," tambah Pena.
Selain ingin bangkit setelah tiga pertandingan tanpa kemenangan, Pena mengatakan kembali tampil di kandang menjadi motivasi untuk Ryuji Utomo serta kolega.
Pena berharap pertandingan besok menghadapi Malut United akan dipadati oleh suporter Persita Tangerang dan mereka bisa memberikan hadiah dengan kemenangan.
"Persiapan cukup panjang karena jeda FIFA Match Day, tapi kami sangat termotivasi terutama karena kami bermain di kandang. Kami sangat menantikan untuk tampil di hadapan suporter kami," harap Pena.
"Diharapkan besok mereka akan datang dengan jumlah banyak ke Indomilk (Arena) dan kami bisa memberikan mereka tiga poin," pungkas mantan pelatih Persija Jakarta tersebut.
Silakan periksa situs web kami: 88
Silakan periksa situs web kami: 88
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
