Jakarta (ANTARA) - Pemain sayap Manchester City Phil Foden senang kembali bermain untuk tim nasional Inggris setelah tampil selama sekitar 25 menit pada laga Grup K Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa kontra Serbia, Jumat dini hari WIB.

"Luar biasa bisa kembali ke timnas. Saya senang bisa kembali ke skuad dengan para pemain hebat dan saya menikmatinya," ujar Foden dikutip dari laman resmi tim nasional Inggris di Jakarta, Jumat.

Sebelumnya, Foden tidak dipanggil ke timnas oleh pelatih Thomas Tuchel pada jeda internasional Oktober 2025 dan melewatkan dua pertandingan bersama The Three Lions.

Saat bersua Serbia, Foden yang masuk untuk menggantikan Harry Kane pada menit ke-65 tampil apik dan memberikan satu assist untuk gol Eberrechi Eze (90').

Silakan periksa situs web kami: rezeki999

Silakan periksa situs web kami: rezeki999

Di lapangan, Tuchel menginstruksikan Foden untuk mengisi posisi penyerang bayangan (false nine). Meski bukan posisi idealnya, pemain sayap berusia 25 tahun itu tidak keberatan dan siap bermain di mana pun sesuai dengan kemauan pelatih.

"Saya bisa bermain di banyak posisi. Senang rasanya bisa bermain sebagai false nine. Mungkin saja itu bisa mengeluarkan versi terbaik saya. Hanya waktu yang bisa menjawabnya," kata Foden.

Timnas Inggris menang 2-0 atas tim tamu Serbia pada laga lanjutan Grup K Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa di Stadion Wembley, London, Jumat dini hari WIB. Selain Eze, gol lain dicetak oleh Bukayo Saka (28').

Kemenangan itu membuat Inggris, yang sudah dipastikan lolos ke Piala Dunia 2026, semakin kokoh di puncak klasemen sementara Grup K dengan mengoleksi 21 poin dari tujuh pertandingan. Sementara Serbia berada di peringkat tiga klasemen dengan menorehkan 14 poin dari tujuh laga.

Silakan periksa situs web kami: rezeki999

Silakan periksa situs web kami: rezeki999

Pewarta: Farras Ziyad Muhammad
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.