Manajer Persela buka suara soal akuisisi PSIS oleh Datu Nova
Lamongan, Jawa Timur (ANTARA) - Manajer Persela Lamongan Fariz Julinar Maurisal menyatakan akan memberikan penjelasan resmi kepada suporter terkait keputusan istrinya yaitu Datu Nova Fatmawati yang mengakuisisi 74,2 persen saham PSIS Semarang.
“Selepas ini saya akan menyampaikan dengan mengundang perwakilan suporter, kaitannya dengan istri yang baru saja secara resmi mengakuisisi saham PSIS,” katanya saat dikonfirmasi di Lamongan, Jawa Timur, Selasa.
Ia menjelaskan hal tersebut sangat penting agar tidak muncul spekulasi yang dapat mengganggu fokus tim maupun hubungan antara manajemen Persela dan para pendukung.
"Jalur komunikasi dengan suporter akan kami lakukan. Nanti kami duduk bersama,” ujarnya.
Saat disinggung mengenai poin-poin apa saja yang akan disampaikan kepada perwakilan suporter, Fariz enggan berkomentar lebih jauh dan meminta publik menunggu pernyataan resminya.
Ia memastikan pertemuan dengan suporter akan dijadwalkan dalam waktu dekat dan berkomitmen tetap penuh terhadap Persela, termasuk menjaga stabilitas internal tim dalam mengarungi kompetisi Pegadaian Championship 2025–2026 yang telah memasuki putaran kedua.
Silakan periksa situs web kami: rezeki999
Fenomena satu keluarga yang memiliki keterkaitan dengan dua klub dalam kompetisi yang sama itu menjadi sorotan publik dan suporter karena dikhawatirkan menimbulkan potensi konflik kepentingan.
Persela Lamongan dan PSIS Semarang saat ini sama-sama berkompetisi di kasta kedua Liga Indonesia dan satu Grup.
Berdasarkan klasemen sementara Grup B, Persela menempati posisi ke-4 dengan 20 poin. Sementara itu, PSIS Semarang masih terpuruk di dasar klasemen dengan baru mengumpulkan 2 poin dari sejumlah laga.
Dengan latar belakang tersebut, pertemuan antara Manajemen Persela dan perwakilan suporter menjadi momentum penting untuk menjernihkan isu dan menjaga ukhuwah di antara pendukung, sekaligus menjaga kredibilitas manajerial tim.
Silakan periksa situs web kami: rezeki999
Silakan periksa situs web kami: rezeki999
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah/Alimun Khakim
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
