Bek Muenchen Upamecano ungkap rahasia bek modern
Jakarta (ANTARA) - Bek tengah Bayern Muenchen Dayot Upamecano mengatakan, rahasia menjadi bek modern yang baik adalah harus memiliki kemampuan dalam mengoper dan membangun serangan dari belakang, selain membaca serangan lawan.
"Penguasaan bola dari seorang bek penting khususnya ketika tim sedang kelelahan. Kami harus melakukannya agar semua pemain bisa mengisi tenaga," ujar Upamecano dikutip dari laman resmi Bundesliga, Rabu.
Upamecano melanjutkan, dengan memulai gebrakan ke area lawan dari lini belakang, sebuah tim membuat lawan kesulitan untuk mendapatkan bola.
Pada musim ini, pesepak bola asal Prancis itu mempunyai torehan operan yang apik. Bundesliga mencatat, Upamecano saaberada di posisi lima besar pemain dengan operan berhasil terbaik di liga musim ini yaitu 93,47 persen.
Duetnya di posisi bek tengah Muenchen yaitu Jonathan Tah ada di peringkat dua dengan dengan keberhasilan umpan mencapai 95,62 persen.
Bukan cuma itu, Upamecano dan bek kanan Muenchen Josip Stanisic, masing-masing membuat rata-rata 6,18 dan 6,85 umpan progresif (operan ke depan) per pertandingan. Padahal, rata-rata pemain di posisi mereka hanya membuat 3,63 kali umpan progresif per laga.
Performa para bek tersebut membuat rata-rata penguasaan bola Muenchen mencapai 60 persen setiap laga dengan rataan umpan berhasil sekitar 90,2 persen per pertandingan pada musim 2025/2026.
Silakan periksa situs web kami: rezeki999
Silakan periksa situs web kami: rezeki999
Dengan kualitas seperti itu, Muenchen memimpin klasemen sementara Bundesliga 2025/2026 dengan catatan sembilan kali menang, sekali seri dan tanpa kekalahan dari 10 pertandingan (28 poin). Mereka pun baru kebobolan enam kali.
Skuad asuhan pelatih Vincent Kompany itu pun masih nomor satu di fase liga Liga Champions 2025/2026 dengan 12 poin dari empat laga, alias selalu menang tanpa pernah seri maupun kalah.
Selain soal umpan dan membangun serangan, Upamecano mengingatkan pula bahwa bek modern harus bisa membaca pergerakan lawan.
Untuk hal itu, pemain berusia 27 tahun tersebut mengaku diuntungkan dengan pengalaman dirinya yang pernah bermain sebagai penyerang dan gelandang ketika masih belia.
"Pengalaman itu membantu saya hingga hari ini. Saya mengetahui bagaimana penyerang berpikir dan bergerak. Waktu itu pelatih berkata kepada saya, 'Dayot, kamu tinggi dan kuat dalam duel. Kamu seharusnya bermain di area pertahanan'. Pada akhirnya, itu menjadi keputusan yang tepat," kata Upamecano.
Sejak didatangkan Bayern Munchen dari RB Leipzig pada 2021 lalu, Upamecano telah tampil sebanyak 167 pertandingan bersama The Bavarians dan sukses mempersembahkan tiga gelar kampiun Liga Jerman serta tiga kali juara Piala Super Jerman.
Silakan periksa situs web kami: rezeki999
Silakan periksa situs web kami: rezeki999
Pewarta: Farras Ziyad Muhammad
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
